KPIPA Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Wanita Islam

by

Jakarta (15/9/2026) – Untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kolaborasi, Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsa (KPIPA) melakukan kunjungan ke salah satu ormas pendiri, yaitu Wanita Islam. Kunjungan dilaksanakan di kantor Pengurus Pusat Wanita Islam (PP WI), Jalan Balai Rakyat, Jakarta Timur, Selasa (15/9).

Rombongan KPIPA dipimpin langsung oleh Ketua Nurjanah Hulwani dan didampingi oleh Wakil Ketua Hasanah Ubaidillah dan Sekretaris Jenderal Lissa Malike. Kehadiran pengurus KPIPA disambut hangat oleh Ketua PP WI, Marfuah Musthofa, beserta jajaran pengurus.

Ketua KPIPA, Nurjanah Hulwani, menyampaikan bahwa kunjungan dimaksudkan agar kedua ormas perempuan ini lebih mengenal satu sama lain. Selain itu, pihaknya ingin meningkatkan kerjasama dan kolaborasi dalam upaya pembebasan Palestina.

“Apa yang kita lakukan di lembaga masing-masing sesungguhnya merupakan bagian dari upaya pembebasan Palestina. Kontribusi para pengurus WI di posisinya adalah manifestasi dari perjuangan memerdekakan Palestina. Enam tahun ini KPIPA berkolaborasi bersama WI dan ormas lainnya, bergerak terus melakukan edukasi kepalestinaan dan menghimpun kekuatan untuk terwujudnya Palestina merdeka,” ucap Nurjanah.

Saat ini KPIPA membuka jaringan di berbagai daerah seperti Jawa Barat, Sumatera Utara, dan dalam waktu dekat akan membuka cabang di Bangka Belitung. “Jika kita punya 36 cabang di provinsi, maka jika satu cabang melakukan satu aksi setiap bulan, maka setiap hari kita sudah bersuara untuk Palestina,” imbuhnya.

Nurjanah berharap, edukasi kepalestinaan terus berjalan. “Di KPIPA ada Koalisi Daiyah, Koalisi Pemuda, dan Perempuan Seni. Ini karena masing-masing segmen masyarakat memerlukan cara edukasi yang berbeda-beda. Alhamdulillah, kita sudah beberapa kali bersinergi melaksanakan acara bersama WI,” katanya.

Sementara itu, Ketua WI, Marfuah Musthofa, menjelaskan bahwa ormas ini sudah berdiri selama 64 tahun. Di periode sekarang WI sedang melaksanakan program Bunda Wakaf dengan sistem digitalisasi.

“WI juga memiliki Lembaga Pendamping Proses Produk Halal (LP3H). Kita punya hampir 1.000 kader pendamping halal untuk membantu pengurusan sertifikat halal bagi UMKM. Selain itu, ada program Bunda Cerdas, yaitu program bea siswa hasil kerjasama dengan lembaga bimbingan belajar dan kampus. Di bidang ekonomi ada koperasi syariah, koperasi BMT, dan koperasi induk,” tutur Marfuah.

Urusan Palestina sendiri berada di Bidang Dakwah. “Semoga kita selalu bergandeng tangan bersama, terus menyuarakan Palestina,” harapnya.

Kunjungan diakhiri dengan foto bersama dan saling memberi cendera mata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *