Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al Aqsha (KPIPA)
Adalah salah satu lembaga regional beranggotakan organisasi, lembaga, dan tokoh-tokoh perempuan yang peduli dan mendukung terwujudnya kemerdekaan Al Quds dan Palestina. KPIPA merupakan afiliasi dari koalisi global untuk Al Quds dan Palestina yang berpusat di Turki.
KPIPA didirikan tepat di hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia ke-75, 17 Agustus 2020, dengan nama Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina (KPIQP). 10 organisasi pendiri yang tergabung dalam KPIPA adalah Wanita Al Irsyad, Muslimat Matlaul Anwar, Muslimat Al-Wasliyah, Muslimat Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Wanita PUI, Wanita Perwati, Wanita Islam, IGRA Nasional, Persaudaraan Muslimah (Salimah), dan Adara Relief International.

Pendirian KPIPA bertujuan untuk mendukung upaya kemerdekaan Palestina. Secara khusus KPIQP berdiri untuk menyuarakan pandangan perempuan Indonesia secara lebih terbuka dan efektif di tataran global dalam mengemban misi perdamaian dunia serta kemerdekaan al-Quds dan Palestina.
Dibentuknya organisasi ini sejalan dengan pesan Presiden pertama RI, Soekarno, yang menyatakan, “Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menentang penjajahan Israel.”
Akta pendirian yayasan Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al Aqsha (KPIPA) nomor: 09- sesuai SK Menteri Hukum dan HAM RI Nomor: AHU-00211. AH.02.02.
Berjalanannya waktu, membutuhkan penguatan melalui adanya legalitas. Pengajuan nama Koalisi Perempuan Indonesia untuk Al Quds dan Palestina (KPIQP) terkendala dikarenakan pelarangan menggunakan nama negara. Setelah komunikasi dengan para pengurus dan pihak notaris, maka nama KPIQP berubah menjadi Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al Aqsha (KPIPA).
Bergerak bersama 10 ormas dan lembaga membersamai perjuangan Palestina melalui berbagai kegiatan seperti Kajian Kepalestinaan, Munasharah Palestina, pertemuan internasional, kampanye global, dan menyemarakkan konten media tentang Kepalestinaan.
Mohon doa semoga KPIPA bisa maksimal membantu dan membersamai perjuangan anak dan perempuan Palestina.







