Israel telah menjatuhkan lebih dari 85.000 ton bom di Gaza sejak Oktober 2023 hingga November 2024. Angka ini setara dengan enam bom
Tag: #gaza
Webinar KPIPA: Mengapa Gaza yang Dihancurkan?
Jakarta (14/12/2024) – Gaza diketahui memiliki cadangan gas alam yang melimpah. Dikutip dari Sindonews, Menurut sebuah studi yang dilakukan oleh UNCTAD, wilayah
Israel Telah Membom Tenda-Tenda Pengungsian 5 Kali dalam 4 Hari
Jakarta (13/11/2024) – Ketika Israel ditanya mengenai pemboman tenda di ‘zona aman’ yang diklaim, mereka membenarkan tindakan tersebut dengan mengklaim ada pejuang
Israel Larang UNRWA Beroperasi di Wilayah Palestina
Jakarta (1/11/2024) – Dikutip dari MiddleEastEye, Israel melarang badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) beroperasi di wilayah Palestina yang diduduki. Tujuannya adalah
Satu Tahun Genosida, Inspirasi Keteguhan Rakyat Gaza
Jakarta (12/10/2024) – Keteguhan pejuang dan rakyat Palestina dalam mempertahankan wilayahnya menjadi inspirasi bagi seantero dunia. Seperti diketahui, gempuran bom dan muntahan
Hadiri Konferensi Palestina di Turki, Ketua KPIPA Serukan Penghentian Genosida di Gaza
Jakarta (7/10/2024) – Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al Aqsa, Nurjanah Hulwani, menghadiri Konferensi Montada Kuala Lumpur ke-7 yang diselenggarakan di Istanbul,
Menuju 1 Tahun Sejak Oktober 2023, Kejahatan Israel Semakin Brutal
Sumber: Ajplus Perampasan Tanah & Kekerasan di Tepi Barat Sejak awal tahun 2024, Israel mengambil alih hampir 24 km² wilayah Tepi Barat
Gaza, Tahun Ajaran Baru Tanpa Sekolah
Tahun ajaran baru telah dimulai, tetapi anak-anak di Gaza tidak memiliki sekolah untuk dituju. Beginilah cara Israel menghancurkan sistem pendidikan Palestina: •
Warga Palestina Telah Terdesak ke (Hanya) 11% Wilayah Gaza
Jakarta (23/8/2024) – Pada bulan Agustus saja, Israel telah mengeluarkan 11 perintah evakuasi. Sebelum Oktober 2023, kepadatan penduduk di sana adalah 1.200
Megenang Pembakaran Masjid Al-Aqsa 21 Agustus 1969
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa agresi terhadap Al-Aqsa tidak pernah berakhir. Hingga hari ini, masjid tersebut tetap menjadi simbol pelanggaran hak-hak paling
















