Menuju 1 Tahun Sejak Oktober 2023, Kejahatan Israel Semakin Brutal

by

Sumber: Ajplus

Perampasan Tanah & Kekerasan di Tepi Barat

Sejak awal tahun 2024, Israel mengambil alih hampir 24 km² wilayah Tepi Barat sebagai tanah negara. Israel mengumumkan pembangunan lebih dari 5.000 rumah baru, menghancurkan lebih dari 1.000 rumah dan memindahkan lebih dari 2.150 warga Palestina secara paksa. Militer Israel juga menggunakan kekerasan yang menyebabkan 622 warga Palestina tewas, termasuk lebih dari 150 anak-anak.

Kerja sama dengan Amerika

Amerika Serikat mengirimkan lebih dari 600 senjata ke Israel sejak Oktober dan 50.000 ton bantuan militer dalam 10 bulan, sementara bantuan kemanusiaan ke Gaza melambat dengan kurang dari 9.000 ton bantuan. Amerika Serikat telah mengirim sekitar $674 juta bantuan kepada Palestina tetapi lebih dari 10 kali lipat jumlah tersebut dalam bantuan militer ke Israel.

Pembunuhan Aktivis

Pasukan Israel menembak mati Aysenur Ezgi Eygi, seorang aktivis perdamaian Amerika Serikat berusia 26 tahun, di Tepi Barat yang diduduki. Eygi terkena tembakan di kepala saat terlibat dalam demonstrasi menentang pendudukan Israel dan perampasan tanah Palestina.

Serangan Terhadap Anak

Tala Abu Ajwa, seorang anak berusia 9 tahun, tewas akibat serangan udara Israel saat bermain sepatu roda. Ibunya melaporkan bahwa ia terkena peluru tajam dari serangan tersebut.

Virus Polio di Gaza

Virus polio, yang sebelumnya sudah diatasi di Gaza melalui vaksinasi massal, terdeteksi lagi bulan lalu setelah 25 tahun. Penemuan ini menyoroti kerusakan infrastruktur kesehatan Gaza akibat serangan udara Israel selama hampir 11 bulan, yang telah menghancurkan jaringan pasokan air dan pengolahan limbah serta menyebabkan penumpukan sampah di daerah padat penduduk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *