KPIPA Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke PB Wanita Al Irsyad

by

Jakarta (28/8/2926) – Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsa (KPIPA) melakukan kunjungan silaturahmi ke kantor sekretariat PB Wanita Al Irsyad, Jalan Dewi Sartika, Jakarta, Jumat (28/8). Rombongan KPIPA yang dipimpin langsung oleh Ketua, Nurjanah Hulwani, terdiri dari Hasanah Ubaidillah (Wakil Ketua), Lissa Malike (Sekretaris Jendral), Tristi (Ketua Bidang Kajian), Sy Nani Rahmani (Ketua Bidang Humas), dan Ambar (Bidang Jaringan Kelembagaan).

Kedatangan pengurus KPIPA disambut hangat oleh Ketua PB Wanita Al-Irsyad, Fahimah Askar, beserta jajarannya. Suasana akrab sangat terasa mengingat PB Wanita Al Irsyad merupakan salah satu organisasi pendiri KPIPA.

Ketua KPIPA, Nurjanah Hulwani, menjelaskan
sejarah pendirian KPIPA yang berawal dari keprihatinan terhadap penderitaan rakyat Palestina di bawah penjajahan zionis Israel. KPIPA merupakan salah satu cabang dari Global Women Coalition for Quds and Palestine (GWCQP), sebuah organisasi perempuan internasional peduli Palestina yang berpusat di Turki. Sejauh ini cabang GWCQP sudah berdiri di 61 negara.

“Di tahap awal ini, KPIPA menghimpun kekuatan umat Islam Indonesia untuk membela Palestina. Tahap selanjutnya kita akan mengajak semua lapisan masyarakat termasuk non muslim untuk peduli pada kemerdekaan Palestina,” ujar Nurjanah.

KPIPA sudah 6 tahun berkiprah melakukan edukasi kepalestinaan. Organisasi ini juga membuka cabang di berbagai daerah seperti Jawa Barat, Sumatera Utara, Depok. Selanjutnya akan menyusul cabang di Aceh dan Bangka Belitung.

“KPIPA juga sedang menggalakkan wakaf produktif di gedung Meet Her Intregrated Facilities, Jakarta Selatan. Ini merupakan upaya menghidupkan mesin donasi yang produktif. Sekarang sudah berjalan usaha cafe, day care, kolam renang, ruang konsultasi, dan gym yang keuntungannya disalurkan untuk Palestina,” imbuh Nurjanah.

Nurjanah mengungkapkan keinginan membangun museum Palestina. Selain itu, pihaknya juga menjajaki kesempatan menyelenggarakan kuliah kepalestinaan online.

“Kita akan bekerjasama dengan kampus. Banyak doktor yang memiliki ilmu mumpuni terkait kepalestinaan. Kita sedang menyiapkan generasi. Ke depannya KPIPA akan bersinergi dengan Wanita Al Irsyad, di antaranya kolaborasi dalam program Ramadhan di rutan,” ujarnya.

Ketua PB Wanita Al Irsyad, Fahimah Askar, menyambut baik rencana tersebut. Ia menjelaskan berbagai program yang sedang dijalankan. Di antaranya,menggalang donasi bagi korban bencana karhutla di Kalimantan dan gempa di NTT, di samping program rutin donasi untuk Palestina.

Wanita Al Irsyad yang memiliki 10 Pimpinan Wilayah dan 57 Pimpinan Cabang menyelenggarakan Sekolah Luar Biasa Islam (SLBI) dan TK Islam di Depok, Bogor, Cirebon, dll.

“Kami juga menyelenggarakan program di rumah tahanan. Tahun 2018 kami mendirikan masjid di rutan perempuan Jakarta Timur dengan mengumpulkan donasi dari berbagai pihak. Sekarang penghuni rutan secara bergiliran ikut kelas tahsin dan pengajian rutin setiap Jumat. Di Ramadhan kita memberi buka puasa untuk penghuni rutan rata-rata sebanyak 250 paket,” tutur Fahimah.

Di samping mesjid, PB Wanita Al Irsyad menyediakan air bersih yang bersumber dari air tanah dan bisa langsung diminum. Organisasi wanita ini juga rutin memberikan bantuan berupa pembalut.

“Saya sering berpesan kepada pihak rutan agar memastikan makanan yang masuk atau donasi dari luar harus halal. Sejauh ini sekitar 25 orang menjadi mualaf, baik kembali dari murtad maupun baru masuk Islam,” katanya.

Di akhir pertemuan, kedua pihak sepakat akan mempererat ukhuwah dengan bersinergi dan berkolaborasi pada program-program keumatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *