Raker KPIPA: Ketenangan dan Stabilitas Pengurus, Kunci Kekuatan Organisasi

by

Jakarta (3/8/2025) – Ketenangan dan stabilitas pengurus adalah kunci kekuatan dan soliditas organisasi. Pengurus yang tenang dan stabil adalah mereka yang memiliki hubungan erat dengan Allah sehingga bersih lahir batin dari kemaksiatan. Dimana pun berada, mereka menjadi teladan dalam kehadiran, kebersihan hati, serta pengorbanan. Sebab, mereka adalah pejuang.

Demikian disampaikan oleh Ketua Koalisi Perempuan Indonesia Peduli Al-Aqsha (KPIPA), Nurjanah Hulwani, saat memberi arahan pada rapat kerja KPIPA Tahun 2025. Rapat yang diikuti seluruh pengurus KPIPA dilaksanakan di Bandung, Sabtu hingga Ahad (2-3/8).

“Karakter pengurus yang tenang dan stabil itu sangat dekat dengan Al-Qur’an. Semakin sering kita membaca Al-Qur’an, semakin banyak doa yang dikabulkan. Seorang ulama mengatakan, doa yang diambil dari Al-Qur’an lebih mustajab dibanding doa versi sendiri,” ujar Nurjanah.

Pengurus yang tenang dan stabil, menurut Nurjanah, yakin dengan pertolongan Allah. Kadang pertolongan Allah datang setelah kita babak belur. Namun, ujian seberat apapun tidak berarti apa-apa kalau semuanya disandarkan kepada Allah.

Selain pengurus, ketenangan dan stabilitas juga harus dirasakan oleh keluarga. Pengurus diharapkan menciptakan suasana keluarga yang dekat dengan Allah.

“Perjalanan perjuangan Palestina itu panjang. Tidak cukup satu generasi, tetapi diwariskan kepada anak keturunan. Ajak mereka terlibat dalam perjuangan Palestina. Berdoa kepada Allah agar ketika kita mengurus Palestina, Allah bantu mengurus anak-anak kita,” pesannya.

Selanjutnya, ketenangan dan stabilitas sosial jaringan KPIPA menjadi faktor tak kalah penting. Ini dapat dilakukan dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan yang profesional.

“Bagaimana agar Allah dan malaikatNya bahagia melihat kegiatan kita tiap saat. Maka, kita lakukan dengan sepenuh hati dan profesional dalam setiap pekerjaan,” jelas Nurjanah.

Terakhir, ketenangan dan stabilitas struktur lembaga KPIPA juga sangat penting. Dibutuhkan pengurus yang solid, terus merapikan organisasi dan manajemen, serta mengikuti regulasi pemerintah, sehingga KPIPA bisa menjadi rumah besar perjuangan perempuan Indonesia.

Raker kali ini membahas rencana kerja yang akan dilaksanakan selama tahun 2025. Masing-masing bidang memaparkan rencana kerja, kemudian ditanggapi oleh bidang lain. Melalui kebersamaan selama dua hari diharapkan dapat meningkatkan soliditas para pengurus KPIPA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *